Monitoring dan Evaluasi Tahun 2025

Gugus Penjamin Mutu Jurusan Farmasi Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Tahun 2025, Perkuat Arah Tri Dharma Menuju Kampus Berdampak

November 2025 — Gugus Penjamin Mutu Jurusan Farmasi melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan akademik, tata kelola, serta capaian kinerja Jurusan Farmasi tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah koordinasi Ketua Gugus Penjamin Mutu Jurusan Farmasi, Bapak Mohamad Reski Manno, M.Farm., Apt., sebagai bagian dari komitmen jurusan dalam memperkuat budaya mutu, meningkatkan akuntabilitas akademik, dan mendorong perbaikan berkelanjutan di lingkungan Jurusan Farmasi.

Monitoring dan evaluasi tahun 2025 ini menjadi kelanjutan dari pelaksanaan monev pada tahun-tahun sebelumnya. Setelah pada tahun 2024 arah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat diperkuat agar selaras dengan kekhasan universitas berbasis daerah Teluk Tomini, maka pada tahun 2025 fokus monitoring diarahkan lebih lanjut pada penguatan Kampus Berdampak dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Arah Kampus Berdampak menjadi perhatian penting karena penyelenggaraan pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari terpenuhinya proses akademik secara administratif, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, institusi, masyarakat, serta lingkungan sekitar. Oleh karena itu, monev tahun 2025 menekankan pentingnya keterhubungan antara mutu akademik dengan kontribusi langsung Jurusan Farmasi terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam kegiatan ini, Gugus Penjamin Mutu Jurusan Farmasi melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek strategis, meliputi capaian visi, misi, tujuan, dan strategi fakultas serta Jurusan Farmasi. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa arah pengembangan jurusan tetap selaras dengan visi institusi, kebutuhan pendidikan kefarmasian, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta orientasi kampus yang berdampak bagi masyarakat.

Selain itu, monev juga mencakup capaian tata pamong, tata kelola, dan kerja sama. Aspek ini menjadi bagian penting dalam menjaga efektivitas pengelolaan jurusan, transparansi pelaksanaan program, serta akuntabilitas dalam pengambilan keputusan. Evaluasi terhadap kerja sama turut dilakukan untuk melihat sejauh mana kemitraan yang dibangun mampu mendukung pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, penguatan kompetensi mahasiswa, serta perluasan manfaat Jurusan Farmasi bagi para pemangku kepentingan.

Pada bidang kemahasiswaan, monitoring dan evaluasi diarahkan untuk menilai capaian layanan akademik dan nonakademik, pembinaan prestasi, pengembangan minat dan bakat, serta keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan yang berdampak. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi peserta pembelajaran, tetapi juga terlibat aktif dalam kegiatan Tri Dharma yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pengembangan profesi kefarmasian.

Capaian sumber daya manusia juga menjadi salah satu fokus utama. Evaluasi terhadap dosen dan tenaga kependidikan dilakukan untuk melihat kualitas, kualifikasi, produktivitas, serta kontribusi SDM dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan luaran akademik. SDM yang kompeten menjadi faktor penting dalam memastikan bahwa setiap program jurusan dapat berjalan efektif dan menghasilkan dampak yang terukur.

Gugus Penjamin Mutu Jurusan Farmasi juga mengevaluasi sarana dan prasarana yang tersedia. Penilaian ini bertujuan untuk memastikan bahwa fasilitas pembelajaran, laboratorium, ruang akademik, serta sarana pendukung lainnya mampu menunjang kegiatan pendidikan farmasi secara optimal. Sarana dan prasarana yang memadai menjadi fondasi penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas, aman, dan relevan dengan kebutuhan kompetensi mahasiswa.

Dalam bidang kurikulum, evaluasi dilakukan untuk menilai kesesuaian kurikulum dengan capaian pembelajaran lulusan, kebutuhan pengguna lulusan, perkembangan ilmu kefarmasian, serta arah kebijakan Kampus Berdampak. Kurikulum diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk menguasai kompetensi akademik dan profesional, sekaligus memiliki kepekaan terhadap persoalan kesehatan, pelayanan kefarmasian, dan kebutuhan masyarakat.

Fokus penting dalam monev tahun 2025 adalah penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada Kampus Berdampak. Pada bidang pendidikan, kegiatan pembelajaran didorong agar tidak hanya berpusat pada ruang kelas, tetapi juga memberi pengalaman nyata kepada mahasiswa melalui kegiatan praktik, proyek, kolaborasi, dan pemecahan masalah berbasis kebutuhan masyarakat.

Pada bidang penelitian, dosen dan mahasiswa diarahkan untuk menghasilkan kajian yang tidak hanya memenuhi target publikasi, tetapi juga memiliki relevansi terhadap persoalan nyata di bidang kesehatan, obat bahan alam, pelayanan kefarmasian, keamanan penggunaan obat, serta pengembangan potensi lokal. Penelitian diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan, pengembangan inovasi, dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Sementara itu, pada bidang pengabdian kepada masyarakat, kegiatan diarahkan untuk memberikan manfaat langsung, terukur, dan berkelanjutan. Program pengabdian diharapkan mampu meningkatkan literasi kesehatan dan penggunaan obat yang rasional, memperkuat peran farmasi dalam masyarakat, serta menghadirkan solusi praktis terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah sekitar.

Selain pendidikan, penelitian, dan pengabdian, monitoring juga mencakup luaran Tri Dharma Perguruan Tinggi. Luaran tersebut meliputi publikasi ilmiah, hasil penelitian, produk inovasi, kegiatan pengabdian, prestasi mahasiswa dan dosen, kerja sama, serta capaian lain yang mendukung reputasi jurusan. Evaluasi terhadap luaran ini penting untuk mengetahui sejauh mana kinerja Jurusan Farmasi telah memberikan kontribusi akademik dan sosial yang nyata.

Hasil monitoring dan evaluasi tahun 2025 kemudian dirumuskan dalam bentuk rekomendasi. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi dasar perbaikan dan pengembangan jurusan pada periode berikutnya, terutama dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu pembelajaran, mengembangkan sumber daya manusia, mengoptimalkan sarana dan prasarana, menyempurnakan kurikulum, serta memperkuat pelaksanaan Tri Dharma yang berdampak bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Ketua Gugus Penjamin Mutu Jurusan Farmasi, Bapak Mohamad Reski Manno, M.Farm., Apt., bersama tim Gugus Penjamin Mutu menegaskan pentingnya monitoring dan evaluasi sebagai instrumen strategis dalam menjaga mutu akademik dan memastikan arah pengembangan jurusan berjalan secara terukur. Monev tidak hanya menjadi proses evaluatif, tetapi juga menjadi dasar untuk memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kontribusi Jurusan Farmasi dalam mewujudkan Kampus Berdampak.

Dengan pelaksanaan monitoring dan evaluasi tahun 2025, Jurusan Farmasi diharapkan semakin mampu memperkuat peran akademiknya melalui pendidikan yang relevan, penelitian yang aplikatif, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberi manfaat nyata. Arah Kampus Berdampak menjadi pijakan penting agar seluruh kegiatan Tri Dharma tidak hanya menghasilkan capaian administratif, tetapi juga memberikan kontribusi konkret bagi mahasiswa, institusi, masyarakat, dan pembangunan daerah.

Agenda

June 3, 2024

KULIAH PAKAR

CARA DISTRIBUSI OBAT YANG BAIK DALAM PENGAWASAN RANTAI DISTRIBUSI PRODUKSI FARMASI

March 8 - 13, 2022

WORKSHOP "IMPLEMENTASI CHEMDRAW DAN MOLECULAR DOCKING PADA ILMU KEFARMASIAN"

Pemateri :
1. Muhammad Taupik, M.Sc
2. Ariani Hutuba M.Farm

Registrasi Sekarang.
Tempat. Gd. Jurusan Farmasi UNG (Protokol Kesehatan)
CS : Hub. Nabila (Ketua HIMAFA UNG)

January 8, 2022

Pelaksanaan Pembekalan PKL/Magang Prodi D3 Farmasi Tahun 2022

Diharapkan kepada mahasiswa untuk dapat datang tepat waktu. menggunakan seragam magang/PKL dan menggunakan masker.
Kegiatan menerapkan protokol kesehatan.

Jadwal magang/PKL setiap kelompok dapat menghubungi ibu apt. Endah N. Djuwarno M.Sc

January 6 - 10, 2022

PKL FITOKIMIA TAHUN 2022 DESA GIRISA PAGUYAMAN BOALEMO GORONTALO

Kepada mahasiswa yang ikut kegiatan PKL Fitokimia Bulan Januari, Agar segera menghubungi Panitia pelaksana dan Dosen penanggung jawab PKL Fitokimia