Gugus Penjamin Mutu Jurusan Farmasi Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Tahun 2024, Perkuat Arah Penelitian dan Pengabdian Berbasis Teluk Tomini

Juni 2024 — Gugus Penjamin Mutu Jurusan Farmasi melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan akademik, tata kelola, serta capaian kinerja Jurusan Farmasi tahun 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah koordinasi Ketua Gugus Penjamin Mutu Jurusan Farmasi, Bapak Mohamad Aprianto Paneo, M.Farm., Apt., sebagai bagian dari komitmen jurusan dalam memperkuat budaya mutu dan mendorong perbaikan berkelanjutan di lingkungan akademik.
Monitoring dan evaluasi tahun 2024 ini menjadi tindak lanjut dari pelaksanaan monev tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2023 evaluasi difokuskan pada pemetaan capaian umum jurusan, maka pada tahun 2024 terdapat penguatan arah pengembangan, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kedua bidang tersebut mulai diarahkan agar semakin selaras dengan visi universitas yang memiliki kekhasan pada pengembangan potensi daerah Teluk Tomini.
Dalam kegiatan ini, Gugus Penjamin Mutu Jurusan Farmasi melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek penting, meliputi capaian visi, misi, tujuan, dan strategi fakultas serta Jurusan Farmasi. Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana arah pengembangan jurusan telah berjalan sesuai dengan visi institusi, kebutuhan akademik, perkembangan ilmu kefarmasian, serta karakteristik wilayah yang menjadi basis pengembangan universitas.
Selain itu, monev juga mencakup capaian tata pamong, tata kelola, dan kerja sama. Aspek ini menjadi perhatian penting karena tata kelola yang baik diperlukan untuk menciptakan sistem akademik yang transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Evaluasi kerja sama juga dilakukan untuk mengetahui kontribusi kemitraan dalam mendukung proses pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan kompetensi mahasiswa dan dosen.
Pada bidang kemahasiswaan, monitoring dan evaluasi diarahkan untuk menilai capaian layanan, pembinaan, prestasi, serta pengembangan potensi mahasiswa. Sementara itu, capaian sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam monev karena kualitas dosen dan tenaga kependidikan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran, penelitian, pengabdian, dan layanan akademik di Jurusan Farmasi.
Gugus Penjamin Mutu Jurusan Farmasi juga mengevaluasi sarana dan prasarana yang tersedia. Penilaian ini bertujuan memastikan bahwa fasilitas pembelajaran, laboratorium, ruang akademik, serta sarana pendukung lainnya dapat menunjang kegiatan pendidikan farmasi secara optimal. Ketersediaan fasilitas yang memadai menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran dan praktik kefarmasian.
Dalam bidang kurikulum, evaluasi dilakukan untuk menilai kesesuaian kurikulum dengan capaian pembelajaran lulusan, kebutuhan pengguna lulusan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta arah pengembangan institusi. Kurikulum yang relevan dan adaptif diharapkan mampu menghasilkan lulusan farmasi yang kompeten, berdaya saing, dan memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.
Salah satu pembaruan penting dalam monev tahun 2024 adalah penguatan arah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis potensi daerah Teluk Tomini. Penelitian dosen dan mahasiswa diharapkan tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu kefarmasian, tetapi juga mampu menggali, mengkaji, dan memberikan solusi terhadap isu-isu kesehatan, sumber daya alam, obat bahan alam, pelayanan kefarmasian, serta kebutuhan masyarakat di kawasan Teluk Tomini.
Pengabdian kepada masyarakat juga diarahkan agar lebih kontekstual dengan kondisi wilayah. Kegiatan pengabdian diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat melalui edukasi kesehatan, peningkatan literasi obat, pemanfaatan potensi lokal, serta penguatan peran farmasi dalam mendukung kualitas hidup masyarakat di daerah Teluk Tomini dan sekitarnya.
Selain penelitian dan pengabdian, evaluasi juga mencakup luaran Tri Dharma Perguruan Tinggi, seperti publikasi ilmiah, hasil penelitian, kegiatan pengabdian, prestasi akademik dan nonakademik, serta capaian lain yang mendukung reputasi jurusan. Luaran tersebut menjadi indikator penting dalam melihat kontribusi Jurusan Farmasi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, institusi, dan masyarakat.
Hasil monitoring dan evaluasi tahun 2024 kemudian dirumuskan dalam bentuk rekomendasi. Rekomendasi ini diharapkan menjadi dasar perbaikan dan pengembangan jurusan pada periode berikutnya, terutama dalam memperkuat tata kelola, kualitas pembelajaran, pengembangan sumber daya manusia, pemanfaatan sarana prasarana, peningkatan mutu kurikulum, serta penguatan penelitian dan pengabdian yang selaras dengan kekhasan universitas.
Melalui kegiatan ini, Ketua Gugus Penjamin Mutu Jurusan Farmasi, Bapak Mohamad Aprianto Paneo, M.Farm., Apt., bersama tim Gugus Penjamin Mutu menegaskan pentingnya monitoring dan evaluasi sebagai instrumen strategis dalam menjaga mutu akademik. Monev tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi juga menjadi sarana untuk mengukur capaian, mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan, dan memastikan bahwa Jurusan Farmasi terus berkembang sesuai arah visi institusi.
Dengan adanya pembaruan arah penelitian dan pengabdian pada tahun 2024, Jurusan Farmasi diharapkan semakin mampu memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ilmu kefarmasian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung visi universitas yang berkarakter khas pada kawasan Teluk Tomini.
CARA DISTRIBUSI OBAT YANG BAIK DALAM PENGAWASAN RANTAI DISTRIBUSI PRODUKSI FARMASI
Pemateri :
1. Muhammad Taupik, M.Sc
2. Ariani Hutuba M.Farm
Registrasi Sekarang.
Tempat. Gd. Jurusan Farmasi UNG (Protokol Kesehatan)
CS : Hub. Nabila (Ketua HIMAFA UNG)
Diharapkan kepada mahasiswa untuk dapat datang tepat waktu. menggunakan seragam magang/PKL dan menggunakan masker.
Kegiatan menerapkan protokol kesehatan.
Jadwal magang/PKL setiap kelompok dapat menghubungi ibu apt. Endah N. Djuwarno M.Sc
Kepada mahasiswa yang ikut kegiatan PKL Fitokimia Bulan Januari, Agar segera menghubungi Panitia pelaksana dan Dosen penanggung jawab PKL Fitokimia